jump to navigation

POLITIK INDONESIA = PECEL TAHU+TEMPE 14 April 2009

Posted by movic in Uncategorized.
trackback

Demokrasi indonesia telah memasuki tahap yang sangat kacau, amburadul atau bahkan bisa di bilang paling crazy (democrazy) sepanjang sejarah perpolitikan indonesia. Meskipun bisa dibilang pemilu yang dilakukan pada tanggal 9 April 2009 kemarin relatif aman terkendali tetapi masih banyak dan hampir keseluruhan tidak berjalan lancar seperti jalannya benda pada jalur yang licin. Kita pastinya memperhatikan banyak masyarakat bawah baik itu yang sedang menjadi Caleg, simpatisan partai atau siapapun juga ramai berbondong-bondong melakukan penolakan terhadap pesta demokrasi tersebut. Mulai dari indikasi adanya kecurangan, kacau balaunya DPT, money politic, dan yang lainnya. Misalnya saja masalah DPT mungkin saja untuk pemilu kemarin memang sengaja untuk tidak di verifikasi ulang untuk pemutakhiran data agar salah satu dari partai politik yang mengikuti pemilu bisa memenangi pesta demokrasi tersebut dengan lancar tanpa polisi tidur sebagai hambatannya. Nah jika itu telah teridentifikasi oleh partai lainnya pastinya mereka akan menuntut untuk pemutakhiran data dan itu pasti akan diverifikasi untuk masuk DPT, pastinya tidak ada hambatan lagi untuk melenggang menuju RI 1 karena modal awal 20% telah terpenuhi, mungkin hal ini tidak terbayangkan di benak para warga kelas bawah, karena intinya mereka hanya tahu bagaimana bisa mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Kalau bisa kita asumsikan bahwa politik indonesia pada saat ini sebagai makanan khas indonesia yaitu pecel tahu+tempe maka jika pecel tersebut kehilangan salah satu bumbu andalan maka pasti rasanya tidak akan selezat jika pecel komplit bumbunya, apalagi jika pecel tersebut di tambah dengan lauk berupa tahu dan tempe. Nah pemilu 2009 yang telah terlaksana kemarin telah banyak kehilangan bumbu-bumbu intinya maka pecinta pecel akan sangat terkejut dengan keadaan ini, tetapi tidak dengan penikmat pecel yang terbilang baru karena hilang satu bumbu baginya tidak akan masalah karena hal ini merupakan pertama kalinya menikmati lezatnya pecel tanpa beberapa bumbu inti. Yang menjadi masalah kongkrit setelah pemilu berlangsung malahan di hilangkannya tahu dan tempe sebagai lauk, yang tak lain ini merupakan pemimpin partai lainnya yang akan mencalonkan diri menjadi RI 1 yang telah di dengungkan sebelum pemilu berlangsung. Sekali lagi bahwa penikmat pemula pastinya tidak akan merasakan dampaknya sama sekali karena tidak tahu bagaimana rasa yang sebenarnya dan komposisi yang benar. Ke arah mana bangsa ini akan di bawa oleh para elite politik bangsa ini, sudah seluruh negeri di miskinkan dengan adanya BLT padahal pastinya uang BLT tersebut hasil dari utang negeri kaya ini, di pusingkan dengan banyaknya parpol, mencari nafkah untuk keseharian, dan masih banyak lagi yang tidak akan habis di bicarakan meski semalaman suntuk bergadang. Ternyata uang masih banyak bertindak di bangsa ini, majulah indonesia majulah negeriku jangan ikuti elite politik yang bobrok membawa bangsa ini. Can you belive elite politic?

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: